Dalam kitab al-Muwaththa malalui sanad yang shahih disebutkan, kala mendengar guruh (halilintar) Rasulullah menghentikan pembicaraan lalu berucap:
| Doa saat Mendengar Halilintar (Sumber Gambar : Nu Online) |
Doa saat Mendengar Halilintar
Subhnal-ladz yusabbihur radu bihamdihi walmal-ikatu min khfatihiArtinyaMahasuci (Allah) Dzat yang guruh itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya.
Nadlatul Ulama
Dalam riwayat lain dengan sanad yang dlaf (lemah), doa lain Rasulullah saat mendengar guruh adalah:Nadlatul Ulama
Allahumma l taqtuln bighadlabika wal tuhlikn biadzbika wa fina qabla dzlikaYa Allah, jangan Kau bunuh diri kami dengan murka-Mu, dan jangan Kau rusak diri kami dengan siksa-Mu, dan maafkanlah kami sebelum semua itu.
Jika doa yang kedua menunjukkan kecemasan akan murka dan mati sebelum dosa-dosa terampuni, maka yang pertama tidak demikian. Doa yang pertama mengesankan adanya kesadaran bahwa guruh dan malaikat pun bertasbih dan memuji Allah. Keduanya sunnah diamalkan sebagai bentuk dzikir kepada-Nya. (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
(Mahbib)
Dari (Doa) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66653/doa-saat-mendengar-halilintar
Nadlatul Ulama

EmoticonEmoticon