Sabtu, 25 Juli 2015

Ansor Jangan Tergantung APBD

Jombang, Nadlatul Ulama. Ketua Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jombang, Sholahul Am Notobuwono meminta Ansor tidak menggantungkan bantuan Pemerintah daerah atau APBD dalam melaksanakan kegiatan. Untuk tidak tergantung bantuan itu, Ansor harus mandiri secara ekonomi.

Kita harus bisa mandiri, tidak bisa hanya menggantungkan bantuan pemerintah, karena bantuan pemerintah terhadap organisasi kepemudaan sangat minim, ujarnya saat melantik PAC GP Ansor Bandarkedungmulyo bersama 11 ranting yang ada, Senin (29/10) malam kemarin.

Ansor Jangan Tergantung APBD (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Jangan Tergantung APBD (Sumber Gambar : Nu Online)


Ansor Jangan Tergantung APBD

Gus Aam biasa dipanggil mengatakan kepedeluian pemerintah daerah kepada organisasi kepemudaan sangat minim. Hal itu terlihat dalam satu tahun, GP Ansor yang memiliki basis dan kegiatannya sangat dinamis hanya mendapatkan alokasi dana Rp 5 juta.

Nadlatul Ulama

Hanya 5 juta satu tahun, padahal untuk melaksanakan kegiatan di Cabang saja satu kegiatan bisa lebih dari 10 juta sampai 15 juta, belum yang ada di tingkat kecamatan, imbuhnya membeberkan.

Karenanya, sebagai organisasi kepemudaan Ansor harus mandiri secara ekonomi, salah satunya dengan mendirikan badan usaha baik itu koperasi atau badan usaha lain. Ini juga merupakan amanat pimpinan pusat yang mewajibkan setiap kepengurusan memiliki amal usaha, agar bisa mandiri, tandasnya.

Nadlatul Ulama

Dukungan untuk mandiri ini dikatakannya telah dijanjikan pimpinan pusat, setiap badan usaha BMT atau koperasii di tingkat cabang akan mandapatkan kucuran sebesar Rp 150 juta.Hal itu disampikan PP saat sosialisasi BMT untuk 15 Cabang yang digelar di Stikes Bahrul Ulum, ahad kemarin yang dihadiri ketua PW Ansor jatim, Al Fa Isnaini dan Marwoto Koordinator lembaga Ekonomi PP GP Ansor.

Disamping memiliki badan usaha, Ansor juga diminta memiliki kegiatanan rutinan untuk menjaga amalan ahlussunah aljamaah, disamping terus melakukan kaderisasi. Karena sebagai benteng ulama secara idiologi, proses kaderisasi merupakan kewajiban. Mari kita gerakkan kegiatan Rijalul Ansor atau kegiatan rutina, seperti tahlil, istighosah dan manaqib, dengan mengajak generasi mudanya, pinta Aam menambahakan.

Redaktur : Mukafi Niam

Kontributor: Muslim Abdurrahman

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/40551/ansor-jangan-tergantung-apbd

Nadlatul Ulama

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock