Minggu, 05 Mei 2013

Aksi Bela Ulama Itu Memalukan! Alumni 212 Harus Baca Alasan Ini

Banner ajakan aksi bela ulama Nadlatul Ulama - Aksi Bela Ulama itu memalukan. Ulama mana dulu yang akan di bela nih? Jangan lupa Bal'am itu juga Ulama Ahlul Kitab (Yahudi), dan bukan ulama sembarangan. Bahkan disebutkan dalam berbagai riwayat bahwa Bal'am menguasai Ismul A'dzom, yang apabila ia berdoa dengan Ismul A'dzom itu, maka Arsyi Allah pun bergetar. Tapi akhir dari seorang Bal'am adalah Laknat Allah dan Su'ul Khotimah.

Aksi Bela Ulama Itu Memalukan! Alumni 212 Harus Baca Alasan Ini
Aksi Bela Ulama Itu Memalukan! Alumni 212 Harus Baca Alasan Ini


Lebih jauh lagi merunut ke belakang, Iblis yang dahulu bernama Azazil adalah ulama dan guru dari para malaikat Muqarrabin. Tidak satu jengkal tanah pun di bumi ini yang tidak pernah digunakan Iblis untuk Sujud kepada Allah.

Tapi yang terjadi adalah ternyata Azazil mendapatkan laknat Allah dan menjadi makhluk terkutuk abadi karena pembangkangannya kepada Allah.

Kalau ulama seperti KH Said Agil Siradj, Habib Luthfi bin Yahya, Habib Quraish Shihab, Buya Syafi'i Ma'arif, mereka inilah ulama yang wajib kita bela sampai tetes darah penghabisan. Umat harus cerdas memilah mana ulama dan mana Oeelaamaaa.

Di NKRI ini, pemimpin sekaligus panglima tertinggi kita adalah Presiden RI. Kalau ada ajakan-ajakan untuk bai'at kepada Imam Besar, tinggalkan!!

Ambisi dalam kadar terukur perlu ada pada setiap orang untuk memotivasi dan memacu diri meraih apa yang dicita-citakan. Kalau ambisi dibiarkan terlalu besar sampai tak terkontrol, maka akan menyakiti orang lain bahkan bisa meruntuhkan satu negara.

Jangan sampai teriak-teriak PKI, padahal yang berteriak lebih PKI dari yang diteriaki. #TolakImamBesar. [Nadlatul Ulama

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/aksi-bela-ulama-itu-memalukan.html

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock