Jumat, 20 Mei 2011

IPNU-IPPNU Yogyakarta Diminta Fokus Kaderisasi

Yogyakarta, Nadlatul Ulama. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan bekerja maksimal mengatasi persoalan kaderisasi di wilayahnya. Pasalnya, permasalahan pengaderan hampir dihadapi setiap IPNU-IPPNU di tingkat cabang dan wilayah.

Seruan ini disampaikan Kiai Muhammad Mustafid, pengasuh Pesantren Aswaja Nusantara, Mlangi, Yogyakarta, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) IPNU-IPPNU DI Yogyakarta, yang mengangkat tema Mengawal Pendidikan Karakter Menuju Pelajar Istimewa, Ahad (8/12).

IPNU-IPPNU Yogyakarta Diminta Fokus Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Yogyakarta Diminta Fokus Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)


IPNU-IPPNU Yogyakarta Diminta Fokus Kaderisasi

Di hadapan forum, Mustafid mengatakan, akar permasalahan kaderisasi terletak pada keluangan anak muda NU untuk fokus pada upaya mencetak generasi penerus ini. Menurut dia, kaderisasi yang minim menimbulkan persoalan lanjutan, seperti manajemen, basis finansial, dan sumber daya manusia.

Mustafid menuturkan, hal pokok yang perlu juga dilakukan adalah sinergi kerja antarpengurus IPNU-IPPNU, termasuk dengan badan otonom-badan otonom yang dimilikinya. Untuk melaksanakan semua itu, pengurus harus fokus.

Nadlatul Ulama

Fokus dalam melakukan kaderisasi menurut saya strategis. Meskipun anda harus sabar karena hasilnya tidak bisa langsung dipetik. Ini adalah sebuah investasi masa depan, tambahnya.

Ketua Pompinan Wilayah IPPNU DI Yogyakarta Arin Mamlakah berharap Rakorwil menghasilkan rumusan bersama, yakni menemukan jalan keluar bagi permasalahan pengkaderan. (Ahmad Syaefudin/Mahbib)

Nadlatul Ulama

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48646/ipnu-ippnu-yogyakarta-diminta-fokus-kaderisasi

Nadlatul Ulama

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock