Minggu, 03 April 2011

Pemegang Riwayat Qiraah Al-Azhar Kunjungi Pesantren Annuqayah

Sumenep, Nadlatul Ulama. Dr. Ali Abdul Majid Abdus Sami berkunjung ke Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, Rabu (26/11).

Pemegang riwayat qiraah Al-Azhar As-Syarif, Kairo tersebut memberikan kenang-kenangan mushaf kepada Pengasuh Annuqayah KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad.

Pemegang Riwayat Qiraah Al-Azhar Kunjungi Pesantren Annuqayah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemegang Riwayat Qiraah Al-Azhar Kunjungi Pesantren Annuqayah (Sumber Gambar : Nu Online)


Pemegang Riwayat Qiraah Al-Azhar Kunjungi Pesantren Annuqayah

KH M Faizi selaku salah seorang kiai muda Annuqayah menjelaskan, itu merupakan kunjungan ketiga bagi Dr. Ali Abdul Majid ke Indonesia dan kunjungan yang pertama ke Madura.

Nadlatul Ulama

Dikatakan, Dr. Ali juga mengunjungi beberapa pesantren dan masjid-masjid di Jawa Timur dan Lombok, serta beberapa daerah lainnya.

Selepas bersilaturrahmi dengan dewan pengasuh Annuqayah di langgar KH Ahmad Basyir, Dr. Ali memberikan pesan-pesan kepada santri di masjid Jamik Annuqayah. Di antara pesan pentingnya adalah agar santri rajin belajar dan selalu dekat dengan Alquran, tukas M Faizi yang tak lain merupakan penyair nasional. (Hairul Anam/Mahbib)

Dari (Pesantren) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/56008/pemegang-riwayat-qiraah-al-azhar-kunjungi-pesantren-annuqayah

Nadlatul Ulama

Nadlatul Ulama

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock