Nadlatul Ulama - Pengurus Cabang NU Jember mengeluarkan tiga sikap resmi terkait kehadiran Hizbut Tahrir Indonesia, dalam diskusi mengenai HTI di Aula Universitas Islam Jember, Rabu (4/5/2016).
Dalam diskusi tersebut, pengurus NU dan seluruh badan otonom sepakat menilai kehadiran HTI sudah meresahkan, karena menolak Pancasila dan hendak mendirikan negara khilafah. Ratusan anggota Banser sempat berunjuk rasa menuntut pembubaran acara muktamar HTI di rumah makan New Sari Utama, Kabupaten Jember, Minggu (1/5/2016).
![]() |
| NU Jember Surati Jokowi Tuntut Bubarkan HTI - Nadlatul Ulama |
NU Jember Surati Jokowi Tuntut Bubarkan HTI
Pertama, PCNU Jember menolak HTI, karena menentang Pancasila dan NKRI. "Kedua, PCNU mendesak kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah agar segera memastikan antisipasi gerakan serupa dengan mempertimbangkan keluarnya aturan bupati untuk melarang kegiatan HTI di Jember. Artinya, bupati kita desak untuk berkoordinasi dengan Forkopimda dan mengeluarkan keputusan itu," kata Ketua Pengurus Cabang NU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin.PCNU berharap bupati tak hanya mengeluarkan surat keputusan, tapi peraturan yang melarang kegiatan ormas yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal di Jember. "Tanpa legal standing, bupati bisa dituntut oleh ormas yang punya legal standing yang diterima Menkumham," tambah Abdullah.


EmoticonEmoticon