Jakarta, Nadlatul Ulama. Belakangan, Banser di lapangan kerap meminta menghentikan kegiatan yang dilakukan kelompok yang ingin mengganti dasar negara Indonesia dari Pancasila menjadi khilafah. Gara-gara hal itu, kemudian Banser dicitrakan miring di media tertentu. Padahal itu upaya Banser menjaga dan mencintai negerinya sendiri.
Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas, kelompok yang secara tersurat tujuannya jelas mendirikan khilafah islamiyah artinya mereka ingin membubarkan NKRI.
| Kelompok Pengusung Khilafah Bukan Wacana Lagi, Tapi Gerakan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kelompok Pengusung Khilafah Bukan Wacana Lagi, Tapi Gerakan
Ini yang kami lawan. NKRI ini sudah melalui proses panjang oleh para pendiri yang di dalamnya ada para pendiri jamiyah NU. Bagi kami, menjaga NKRI itu menjaga warisan para kiai, ungkapnya di Jakarta, Jumat malam (14/4).Nadlatul Ulama
Ia menambahkan, ancaman terhadap negara itu bukan hanya fisik, tetapi juga gagasan, ujaran, wacana dan lain sebagainya.Nah, kelompok pengusung khilafah itu, lanjutnya, bukan gagasan lagi, tapi gerakan. Padahal mereka melakukannya di negara yang sudah menyatakan dasar negaranya final.
Nadlatul Ulama
Artinya, tidak usah nenunggu orang angkat senjata, baru dianggap sebagai ancaman. Penyebaran ide alternatif bentuk negara, seharusnya sudah bisa dikenakan pasal ancaman terhadap negara. (Abdullah Alawi)Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/77067/kelompok-pengusung-khilafah-bukan-wacana-lagi-tapi-gerakan-
Nadlatul Ulama

EmoticonEmoticon