Rabu, 28 November 2007

Ustadz Badar, Ulama Aktivis Pulang ke Rahmatullah

Sumenep, Nadlatul Ulama. Ustadz H. Moh. Badar bin Umar Bachabazy sosok yang gigih dan tangguh dalam memperjuangkan pendidikan dan dakwah. Beberapa bulan terakhir, sekalipun jantungnya sudah tidak lagi berfungsi normal dan sering sakit-sakitan, aktivitas mengajar dan dakwah tak pernah surut.

Demikian disampaikan Awan PCNU Sumenep H. Moh. Kadarisman dan Wakil Rais Syuriah PCNU Sumenep K. Chairul Anam secara terpisah di Sumenep kepada Nadlatul Ulama, Sabtu (17/11) pagi.

Ustadz Badar, Ulama Aktivis Pulang ke Rahmatullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ustadz Badar, Ulama Aktivis Pulang ke Rahmatullah (Sumber Gambar : Nu Online)


Ustadz Badar, Ulama Aktivis Pulang ke Rahmatullah

Ustadz Badar kiai tangguh (dalam) memperjuangkan penyelenggaraan pendidikan dan dakwah, kata K. Chairul Anam.

Nadlatul Ulama

Sudah agak lama Ustadz Badar, sapaan akrabnya, menderita serangan jantung, dan belakangan ini penyakitnya semakin kompleks; menderita tekanan darah tinggi dan gangguan liver. Namun, tetap semangat dalam menjalankan aktivitas dakwah di Nahdlatul Ulama Sumenep dan mengajar di Yayasan Lembaga Pendidikan Al Fahriyah Al Wathaniyah. Bahkan, tiap minggu masih sempat memberi mata kuliah kepada mahasiswa Darul Lughah wa Dakwah, Bangil, di tengah kepadatan aktifitasnya.

Sekalipun sudah sakit-sakitan, Ustadz Badar masih tetap tiap hari mengajar. Beliau punggung Yayasan Pendidikan Al Wataniyah, tutur H. Moh. Kadarisman.

Nadlatul Ulama

Melihat kepadatan aktivitas Ustadz Badar, orang yang hanya bertemu sekilas dan tidak begitu akrab tak akan pernah menyangka ulama yang disegani tersebut menderita serangan jantung, darah tinggi dan gangguan liver.

Saya sendiri baru tahu karna tidak sangat akrab dengan beliau. Aktifitas kesehariannya seperti orang sehat pada umumnya, lanjut K. Chairul Anam.

Sejak hari Kamis, 15 November 2012 kemaren, serangan liver yang dideritanya semakin parah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. Sebelum dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya dan menghembuskan nafas terakhir, Ustadz Badar sempat dirawat di klinik Farhan, Sumenep.

Pengobatan di klinik Farhan tampaknya tidak mempengaruhi penyakit yang dideritanya. Jumat 16 November 2012 malam, sekitar pukul 18.00 Wib, ia sempat tidak sadarkan diri. Tim medis angkat tangan dan menyarankan dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo, Surabaya. Pukul 22.30 Ustadz Badar berangkat dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya.

Sabtu 17 November 2012 dini hari, sekitar pukul 1.30 Wib, Ustadz H. Moh. Badar bin Umar Bachabazy menghembuskan nafas terakhir di UGD Dr. Soetomo, Surabaya. Pukul 7.00 Wib jasad janazah sudah tiba di kediamannya, Jl. Lontar Pabian Sumenep. Janazah akan dimakamkan pukul 15.30 Wib hari itu juga.

Keluarga yang ditinggal, Ny. Khoiriyah (istri), dan enam anak; Moh Hamdi, Abbaas, Zufar, Ali, Ahmadun Nabiyya, Nasyim.

Jabatan aktivitas terakhir sebelum ia wafat, Wakil Rais PCNU Sumenep, Direktur Radio NUSA FM, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Al Fahriyah Al Wataniyah, Dosen Darul Lughah wa Dakwah, Bangil, dan pengurus salah satu partai politik di Sumenep.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor: M. Kamil Akhyari

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/40831/ustadz-badar-ulama-aktivis-pulang-ke-rahmatullah

Nadlatul Ulama

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock