Senin, 23 Juli 2007

Ansor Tagih Kapolres untuk Dipertemukan Pimpinan MTA

Demak, Nadlatul Ulama. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor beserta Satkorcab Banser Demak berkomitmen menghentikan aktivitas, baik ajaran maupun gerakan yang disebarkan oleh Majlis Tafsir Alquran (MTA) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Ketua GP Ansor Demak Abdurrahman Kasdi mengatakan, pihaknya serta Satkorcab Banser, MWC NU Demak telah melakukan pembicaraan dengan Kepolisian, Kodim, dan lurah desa Kedondong pada tanggal 22 Agustus lalu. Pertemuan di Desa Kedondongitu menghasilkan keputusan dalam jangka waktu 3 hari Kapolres berjanji akan mempertemukan mereka dengan pimpinan MTA.

Ansor Tagih Kapolres untuk Dipertemukan Pimpinan MTA (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Tagih Kapolres untuk Dipertemukan Pimpinan MTA (Sumber Gambar : Nu Online)


Ansor Tagih Kapolres untuk Dipertemukan Pimpinan MTA

Oleh karenanya, Ansor dan Banser berkomitmen menagih janji Kapolres untuk dipertemukan dengan pihak MTA tersebut. Sudah tiga hari ini kita akan menagih janji pada Kapolres, ungkap Abdurrahman selepas rapat cabang di gedung NU Jl Sultan Fattah no 611 Bintoro Demak pada Ahad (25/8).

Nadlatul Ulama

Lebih lanjut Abdurrahman menyampaikan, untuk kegiatan yang dilakukan MTA di Kabupaten Demak tidak akan diberi rung gerak karena meresahkan. Bahkan dengan sitem khilafah yang digembar-gemborkan mereka, sangat membahayakan bagi Bangsa Indonesia.

Nadlatul Ulama

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Satkorcab Banser Mustain menegaskan, Banser sudah bertekad mengawal kebijakan NU dimana MTA harus dihentikan.

Kami sudah bulat untuk mengawal kebijakan NU dengan tekad Demak harus bersih dari atribut MTA yang membahayakan Ahlussunnah wal Jamaah. Makanya kita akan minta Pak Kapolres untuk bisa mempertemukan Ansor Banser dengan Supardi, selaku pimpinan MTA di Demak ini, tegas Mustain.

Sampai berita ini diturunkan berdasarkan informasi dari tim Banser yang diterjunkan dan sumber dari warga Desa Kedondong, Supardi dan anggota yang lain tidak ada ditempat. Dan menurut Mustain yang bersumber dari Kepolisian, Supardi cs masih berada di Solo.

Kami dapat informasi bahwa Supardi cs tidak ada di rumah, namun kita tetap menagih Kapolres untuk bisa dipertemukan dengan Supardi agar tidak melanjutkan, bahkan menghentikan kegiatan di Demak untuk selamanya, tambahnya.

Redaktur : Abdullah Alawi

Kontributor : A.Shiddiq Sugiarto

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/46662/ansor-tagih-kapolres-untuk-dipertemukan-pimpinan-mta

Nadlatul Ulama

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Nadlatul Ulama sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Nadlatul Ulama. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Nadlatul Ulama dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock