Tasikmalaya, Nadlatul Ulama. Sebanyak 24 warga Kabupaten Tasikmalaya yang tergabung dalam Jamiyah Alit Thariqah al-Mutabarah ala Thariqatin Nahdliyah (Jatman) dan Mahasiswa Ahlit Thariqah An-Nahdliyah (Matan) bergerak menuju Pekalongan, Selasa (26/7) malam.
Mereka akan menghadiri Konfrensi Ulama Internasional yang digelar Rabu-Jumat (27-29/7).
| Sering Konflik Agama, Tasikmalaya Utus 24 Jatman dan Matan ke Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online) |
Sering Konflik Agama, Tasikmalaya Utus 24 Jatman dan Matan ke Konferensi Ulama Internasional
Ketua Jatman Kabupaten Tasikmalaya KH Sodikin mengatakan, 24 Jatman dan Matan asal Kabupaten Tasikmalaya tak mau ketinggalan atas konferensi tersebut.Nadlatul Ulama
Pasalnya, ada pembahasan konsep dan strategi bela negara dalam menghadapi pemikiran dan gerakan ekstremis."Maka kalau yang lain mengirim unsur pengurus harian saja, kami 24 orang harus ikut," ujarnya.
Nadlatul Ulama
Untuk itu, hasil konferensi yang diikuti pula para ulama sufi dari 40 negara ini akan menjadi pelajaran penting bagi warga NU di Kabupaten Tasikmalaya karena sudah nyata pusat konflik yang mengatasnamakan agama kerap terjadi di Tasikmalaya. (Nurjani/Alhafiz K)Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/69994/sering-konflik-agama-tasikmalaya-utus-24-jatman-dan-matan-ke-konferensi-ulama-internasional
Nadlatul Ulama

EmoticonEmoticon